Sunday, 18 September 2011

Ibadah

PENGERTIAN IBADAH
  • Ibadah berasal dari bahasa Arab abada, ya’budu, ‘abdan, ‘aabidun, abid yang berarti budak.
  • Menurut ulama tauhid, ibadah adalah mengesakan Allah, menta’dzimkannya dengan sepenuh-penuh ta’dzim serta menghinakan diri kita dan menundukkan jiwa kepadanya.
  • Ulama akhlak memberikan definisi bahwa ibadah adalah mengerjakan segala ta’at badaniyah dan menjalankan segala syari’at atau hukum.
  • Menurut ulama tasawuf, ibadah adalah seorang mukalaf mengerjakan sesuatu yang berlawanan dengan keinginan nafsunya untuk membesarkan tuhannya.

BEBERAPA AYAT YANG MENERANGKAN KEWAJIBAN UNTUK BERIBADAH
  • “dan tidaklah aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembah Ku” (QS. Adz-Dzariyat : 56).
  • “Dan (ingatlah) ketika tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak adam dari sulbi (tulang punggung bagian bawah) mereka; dan allah mengambil kesaksian kepada jiwa mereka (seraya berfirman), “bukankah aku ini tuhanmu?” mereka menjawab “betul Engkau tuhan kami” kami barsaksi” (Al-A’raf : 172). 

JENIS IBADAH DAN PENGERTIANNYA 
  • IBADAH MAHDOH (ibadah murni), adalah penghambaan yang murni hanya hubungan seorang hamba dengan Allah secara langsung.
  • IBADAH GHOIRU MAHDOH (ibadah tidak murni), adalah ibadah yang disamping hubungan seorang hamba dengan Allah juga merupakan hubungan atau interaksi antara hamba dengan makhluk lainnya. 
  • Ibadah mahdoh ada dua jenis, yakni yang dibatasi (mahdoh muqoyadah) misalnya sholat, zakat, dll, dan yang tidak dibatasi (mahdoh ghoiru muqoyadah) misalnya tahmid, tasbih, takbir, dll. 
  • Ibadah ghoiru mahdoh ada yang berimplikasi pada diri dan keluarga seperti mencari nafkah dan yang berimplikasi dengan literatur sosial yang lebih luas, seperti gotong royong, membangun jembatan, dll. 

PRINSIP IBADAH MAHDOH :
  • Keberadaannya harus berdasar dalil dan perintah
  • Tatacaranya harus berpola pada contoh Raslulullah SAW 
  • Bersifat supra rasional (diluar jangkauan akal) 
  • Azasnya adalah “taat”. 

PRINSIP IBADAH GHOIRU MAHDOH :
  • Keberadaannya didasrkan atas tidak adanya dalil yang melarang 
  • Tata laksananya tidak perlu berpola pada contoh Rasul 
  • Bersifat Rasional 
  • Azasnya adalah manfaat. 

Saturday, 10 September 2011

Tanah Abang

Pas lagi mudik lebaran ke jakarta, Jakarta terasa begitu membahagiakannn... ga maceetttt, lenggang dan jakarta seperti terasa dekat antar tempatnya.
3 hari setelah lebaran disuruh ke satsiun tanah abang untuk beliin tiket kereta ekonomi sodara2 yang mau balik ke solo. haaddeeehhh..hidup 19 tahun di jakarta dan 5 tahun di solo belum pernah deh seumur-umur ke stasium tanah abang. lagi jauh2 amat pada beli di tanah abang, ya mungkin mereka mau berhemat karena yang bisa naik dari jatinegara cuma kereta bisnis.
Ok lah, dengan langkah gontai saya pun ke tanah abang. rencana mau naik kereta KRL tapi ada lagi jam 1 siang sementara waktu itu masih jam9. well, saya pun memutuskan naik metro mini sampai kp.melayu dan kemudian melanjutkan naik kopaja samapi satsiun tanah abang. tips: jangan lupa tanaya dulu ke abang kenek nya soal rute kalo mau naik angkutan umum yang belum pernah dinaiki sebelumnya.
Akhirnya saya pun sampai di stasiun tanah abang yang sangat beserjarah (lebay). selesai beli tiket mau langsung balik naik commuter biar bisa langsung turun di stasiun kecil buaran, deket komplek rumah. jadi tinggal jalan kaki uda sampe rumah. waa ternayata enaj juga ya. tapi waktu itu masih jam 11 dan kereta ada jam 13.30. well, demi naik commuter (belum pernah soalnya, haha :D) saya pun memutuskan untuk berjalan2 dulu2 ke taanh abang, itung2 bisa ke Blok A yang kata iklan uda modern.
dari stasiun ke pasar tanah abang lumayan jauh, 15 menit. dari hasil tanya2 ke orang2 saya pun dapet jalan pintas lewat gang2 kecil, yang betul2 sempit. rumah konratakan petakan yang berhadap-hadapan dan cuma bisa lewat 1 orang, cukup kumuh, dan sepi.. yang mungkin abis lebaran, jadi masih pada mudik yang punya rumah. akhirnya sampe juga di blok A, ada klenteng nya gede banget dan masih tutup sampai 3 hari lagi.. well, tapi tanah abang bener2 pasar Internasional linats negara. luasss banget. warung2 lapak tradisional yang isinya baju2 uda berjejeran.. lumayan bagus2. tapi saya hanya berjalan2.

Lotek bu warni

ALhamdullilah akhirnya sempet update jugaa..
Happy Ied Fitri 1423 H
Taqoballahu minna wa minkum..
minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir batin.

well, balik ke judul. lotek bu warni.
buat yang pernah kuliah di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, pas masuk tahun 2002, pasti tau lotek bu warni. ya, sejak tahun 2002 lotek ini mulai berdiri. awalnya cuma warung kecil yang cukup jauh dari arena kos2an. Oya, lotek itu seperti gado2, bumbu kacang nya diulek langsung dan ditambahkan sayur2an, ketupat, telu rebus dan gorengan yang sudah di potong2.
Kemarin, ada rapat dosen dan saya kebagian beli konsumsi. ya, saya sering menemukan konsumsi rapat dosen ya lotek ini. mungkin karena uda bosen sama daging, santan, dan goreng2n jadi nyari yang sehat dan seger. beli 7 bungkus lotek membutuhkan waktu yang sangat lama karen aproses pengerjaannya satu per satu. Kebetulan, ada bu warni nya yang lagi duduk2 di bangku. saya pun ngobrol sama bu warni. beliau habis sakit diabets dan luka jadi tidak lagi ikut turun tangan seperti dulu. dan memang tidak perlu ikut turun tangan lagi karena sekarang lotek bu warni uda ada 2 cabang yang pegawainya hampir 10 bahkan bisa lebih.
saat ngobrol, tiba2, ada mobil bak yang nganter gula jawa. bu warni pun beli 2 bungkus dengan berat 20 kg gula jawa. saya pun bertanya, "bu, gula jawa segitu biasanya untuk berapa hari"? bu warni pun menjawab, ya paling untuk 2-3 hari untuk sama yang warung satu lagi. biasanya beli langsung 1 kwintal, tapi gak ada tempat untuk menyimpannya, uda penuh gelas dapet dari hadiah.. "enggak lumer kok mba soalnya ini gula jawa super, ibu maunya bahan2 nya yang bagus2.."
Ok, kita berhitung dalam rata2. jika 1 kg ada sekitar 20 buah gula jawa, dimana 1 gula jawa bisa untuk 3 bungkus lotek, so, jika 1 hari menghabiskan 10 kg gula jawa, artinya dalam 1 hari menhabiskan 200 kg gula jawa dan itu artinya, 1 hari bisa membuat 600 bungkus lotek. Ok, itu kayanya perhitungan yang tepat, karena selain menjual lotek bu warni juga menjual gado2, mie toprak, kupat tahu, bakmi, dll..
Anggaplah sehari berjualan dari pukul 8 pagi sampai 10 malam terjual 500 bungkus. well, itu bukan hal yang mustahil karena warung bu warni gak pernah sepi. kalo yang di warung ini penuh, maka pembeli akan lari ke warung yang satu nya lagi yang ga begitu jauh.

Monday, 15 August 2011

Ibu rumah tangga di Australia

Ibu Rumah Tangga adalah pekerjaan mulia, di Australia, bagi Ibu Rumah Tangga mereka dianggap berkarir juga, yaa karirnya di rumah, maka mereka mendapat gaji dari pemerintah, mengasuh anakpun adalah pekerjaan dan mereka dapat gaji dari pemerintah sesuai dengan jumlah anak yang dilahirkan dan dirawat. Semakin banyak anaknya semakin banyak tunjangan dari pemerintah, bahkan ada seorang Ibu Rumah Tangga dengan 7 anak di Australia, gajinya sebagai Ibu Rumah Tangga lebih tinggi dari pada suaminya seorang manajer biasa.
Ibu Rumah Tangga pekerjaan yang sebetulnya diwajibkan dalam al-qur’an; “Dan hendaklah kamu (wanita) tetap di rumahmu.” (QS. Al-Ahzab [33] : 33).
Setiap kita adalah pemimpin, baik pemimpin untuk diri sendiri maupun tugas memimpin sebagai Ibu rumah tangga, dan akan dimintai pertanggungjawaban bagi apa yang dipimpinnya.
Ibu Rumah Tangga pekerjaan yang bisa dilakukan wanita mana saja, gelarnya sederhana namun mulia,

Tetangga yang Baik ^,^

Bingung dan khawatir mau ngosongin rumah pas mudik lebaran? jangan khawatir, jadilah tetangga yang baik, Insyaallah rumah aman.. hehe :D

“Empat hal yang merupakan kebahagiaan, yaitu: perempuan shalehah, rumah yang luas, tetangga yang baik, kendaraan yang nyaman. Empat hal yang merupakan penderitaan, yaitu: tetangga yang jahat, istri yang jahat, kendaraan yang buruk dan tempat tinggal yang sempit.” (HR. Ahmad dan Ibnu Hibban).

Yuk, memberikan kebahagiaan untuk sekitar dengan menjadi tetangga yang baik.. otomatis tetangga juga baik dengan kita, Insyaallah..

Mari budayakan saling menyapa, menanyakan kabar, saling menolong, dan memberi hadiah/hidangan ke tetangga..

”....jangan kamu mengganggunya dengan bau periuk masakan kecuali kamu menciduk sebagian untuk diberikan kepadanya. (HR. Ath-Thabrani)”

Ternyata Islam sudah memanage bagaimana etika bertetangga, ada sekitar 10 hadist yang mengatur tentang dunia pertetanggaan.. cekitout :)

1. Malaikat Jibril Alaihissalam selalu berpesan kepadaku tentang tetangga sehingga aku mengira dia akan menetapkan hak waris bagi tetangga. (HR. Bukhari)

2. Tiap empat puluh rumah adalah tetangga-tetangga, yang di depan, di belakang, di sebelah kanan dan di sebelah kiri (rumahnya). (HR. Ath-Thahawi).

3. Tetangga adalah orang yang paling berhak membeli rumah tetangganya. (HR. Bukhari dan Muslim)

4. Janganlah seorang melarang tetangganya menyandarkan kayunya (dijemur) pada dinding rumahnya. (HR. Bukhari)

5. Hak tetangga ialah bila dia sakit kamu kunjungi dan bila wafat kamu menghantar jenazahnya. Bila dia membutuhkan uang kamu pinjami dan bila dia mengalami kemiskinan (kesukaran) kamu tutup-tutupi (rahasiakan). Bila dia memperoleh kebaikan kamu mengucapkan selamat kepadanya dan bila dia mengalami musibah kamu datangi untuk menyampaikan rasa duka. Janganlah meninggikan bangunan rumahmu melebihi bangunan rumahnya yang dapat menutup kelancaran angin baginya dan jangan kamu mengganggunya dengan bau periuk masakan kecuali kamu menciduk sebagian untuk diberikan kepadanya. (HR. Ath-Thabrani)

6. Di antara kebahagiaan seorang muslim ialah mempunyai tetangga yang shaleh, rumah yang luas dan kendaraan yang meriangkan. (HR. Ahmad dan Al Hakim)

7. Nabi Saw berdoa: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari tetangga yang buruk di tempat pemukiman. Sesungguhnya tetangga-tetangga orang-orang Badui suka berpindah-pindah." (HR. Ibnu 'Asakir)

8. Tiada beriman kepadaku orang yang bermalam (tidur) dengan kenyang sementara tetangganya lapar padahal dia mengetahui hal itu. (HR. Al Bazzaar)

9. Barangsiapa ingin disenangi Allah dan rasulNya hendaklah berbicara jujur, menunaikan amanah dan tidak mengganggu tetangganya. (HR. Al-Baihaqi) .

10. Pilihlah tetangga (lihat calon tetangganya atau lingkungannya dulu) sebelum memilih rumah. Pilihlah kawan perjalanan sebelum memilih jalan dan siapkan bekal sebelum berangkat (bepergian). (HR. Al Khatib)