Thursday, 13 June 2013

tentang sahabat

ALhamdullilah, karena lingkaran pekanan ga bawa buku tulis, jadi mencatat bisa dimanakan saja kan..termasuk di  handphone sederhana yang bisa langsung di copy paste ke blog dengan sedikit editan :) tidak membawa buku bukan berarti tidak mencatat, justru gimana caranya biar bisa dbaca banyak orang.hehe
Ikatlah ilmu dengan tulisan~ karena kalo ga diikat nanti biasanya lepas, :D

Materi kemarin tentang persahabatan. "Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa" (Q.S Az zukruf : 67)


Ada 4 kriteria memilih sahabat: 
  1. Pilihlah karena kecerdasan akalnya. Karena Sifat ini akan membimbing pemiliknya kpd hal2 yg baik. Dalam sebuah atsar dikatakan bahwa "perkataan yg kasar akan menyebabkan celaan,persahabatan dg org yg bodoh hanya akan mendatangkan kesialan." Karena biasanya orang yang cerdas adalah orang yang mempunyai semangat yang tinggi dalam memperbaiki diri. Jadi jika berteman dengan orang yang cerdas kemungkinan besar akan saling menyemangati untuk berfastabiqul khoirot (berlomba-lomba dalam kebaikan).
  2. Pilihlah yang komitmen dlm agama. Karena sifat ini akan mdorong seseorg melakukan kebajikan. Barang siapa yg menjalin persahabatn bkn krn Allah Ta'alla, dia akan menjadi sumber bahaya bagi dirinya sendiri.
  3. Pilihlah karena kebaikan akhlaqnya. Krn sifat ini mengajak seseorang mecintai kebaikan dan menjauhi kburukan. Barang siapa yg ingin mengenal seseorg, kenalilah sahabatnya. 
  4. Pilihlah yang memiliki kecenderungan untuk lebih suka bergaul dengan orang yang baik daripada dengan orang yg tdk baik.. 

Kiat2 melagengkan persahabatan:
  1. Memperbanyak menyatukan sisi kesamaan dan meminimalkan perbedaan. Jangan dilihat perbedaanya saja tp diliat persamaan nya jg..trutama kesamaan dalam niat berukhuwah karena Allah Ta'alla. 
  2. Jadilah orang yang pertama inisiatif utk berbagi.. Saat masih bisa memberi, langsunglah memberi jangan menunda-nunda, apalagi menunggu untuk diberi.
  3. Menjalin komunikasi yg intensif tapi juga jangan telalu sering..sewajarnya :) 
  4. Tingkatkanlah ibadah ruhiyah, karena pancaran ruhiyah memperlihatkan akhlaq keseharian. dan itu smua memperlihatkan kualitas keimanan. 
  5. bermalamlah,karena itu akan saling lebih mengenal satu sama lain. Bahkan bisa tahu kebiasaan-kebiasaan khususnya :) 
  6. Meningkatkan keikhlasan dan ketulusan dalam setiap tutur kata dan tindakan. Kualitas ketulusan akan menentukan penerimaan sebuah nasihat. 
  7. meningkatkan kepercayaan kpd sahabat. Misalnya dengan mendukung keputusan nya yang baik dgn dukungan yg totalitas. 
  8. Melihat sisi baik trutama kebaikan akhkaq dan kepribadiannya. Krn jika hanya melihat aibnya, hanya akan menimbulkan kebencian. carilah seribu alasan utk mencintai. Jikapun sahabat kita salah, kewajiban kita hanya mengingatkan kemudian mendoakan dan jgn pernah membencinya. Jika pun ingin menghukum, hukumlah tindakannya, bukan menghukum orangnya. kita harus mengingat kebaikan-kebaikan dan jasa-jasa nya. Jangan pernah memberlakukan nila setitik rusak susu sebelangga untuk sahabat. 


Kenapa harus orang bertaqwa yang kita jadikan sahabat?
  1. Karena orang yang berrtakwa memiliki kecerdasan sebagai akibat dari pengajaran dari Allah langsung.
  2. Karena komitmen keagamaan mereka sangat tinggi dan mreka memiliki kekuatan furqon utk mbedakan yang haq dan yang bathil. “Hai orang-orang yang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan kepadamu furqaan dan menghapuskan segala kesalahan-kesalahanmu dan mengampuni (dosa-dosa) mu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.” (QS. Al-Anfal: 29)
  3. Karena mereka memiliki kemuliaan akhlaq. "niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa menta'ati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar." (Q.S Al-Ahzab:71)
  4. Karena kecenderungan mereka utk menjalin persahabatan dgn sesama orang bertaqwa sangat kuat.dan Allah Ta'alla akan mengumpulkan mereka dlm golongan Nya.

Tuesday, 11 June 2013

ujian sebuah ketulusan.

Potensi konflik itu selalu ada,
Tapi bukan untuk dihindari,
Melainkan untuk dihadapi,
Sepenuh cinta dan kesabaran yang tak bertepi..

Karena ini ujian,
pembuktian sebuah nilai,
seberapa jauh pertahanan pencapaian cita dan cinta,
seberapa besar nilai sebuah Iman.

Harus banyak belajar,
Menimbun banyak ilmu,
untuk bekal naik kelas,
Sepertinya ujian ini akan semakin sulit.

Tidak sekedar menambah pintar,
tapi memperluas lahan kesabaran,
karena tidak sekedar salah atau benar,
Tapi seberapa luas kebijaksanaan itu menangkap hikmah.

Allah..
Turunkanlah keridhoanmu,
kuatkanlah semua kekuatan,
Demi ketulusan cinta ku pada-Mu, pada-nya, pada-semua..

Menyesuaikan rencana dengan rencana-Mu,
lebih memungkinkan,
daripada,
menyesuaikan rencana dengan rencana para manusia.

Allah..
Ampunkanlah segala dosa,
Tunjukanlah jalan yang lurus yang Engkau janjikan,
Sampaikanlah kami pada tujuan akhir itu..

Allah..
perkenankanlah..
dan pantaskanlah kami
memohon segala cita dan cinta kami..


Pukul 2 Siang, 11 juni 2013, Masih di sini.
Di antara harap, ikhtiar, dan tawakkal sebuah keyakinan,

Akan ada banyak alasan untuk menyerah,
Tapi tak akan ada alasan untuk menyesal.

Monday, 10 June 2013

it's not about the money

Disclaimer *postingan ini sanagt panjang dan ga begitu penting untuk dibaca :D just my note..

Saturday, 8 June 2013

Hukum Hadiah dalam Islam

Segala puji hanya bagi Allah. Semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada Rasulullah. Aku bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali hanya Allah semata, dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan rasul-Nya. Amma ba’du.

Termasuk perkara yang tidak diragukan lagi, bahwa hadiah dalam kehidupan antar individu dan komunitas manusia memiliki pengaruh yang signifikan untuk terwujudnya ikatan dan hubungan sosial, momen-momennya senantiasa terulang setiap hari di acara-acara keagamaan, kemasyarakatan, dan selainnya. Dengan hadiah, terwujudlah kesempurnaan untuk meraih kecintaan, kasih sayang, sirnanya kedengkian, dan terwujudnya kesatuan hati.

Hadiah merupakan bukti rasa cinta dan bersihnya hati, padanya ada kesan penghormatan dan pemuliaan. Dan oleh karena itulah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menerima hadiah dan menganjurkan untuk saling memberi hadiah serta menganjurkan untuk menerimanya.

Al Imam Al Bukhari telah meriwayatkan hadits di dalam Shahihnya (2585), dan hadits ini memiliki hadits-hadits pendukung yang lain. Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata,

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menerima hadiah dan membalasnya.”

Dan di dalam Ash Shahihain (Shahih Al Bukhari dan Shahih Muslim) dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam apabila diberi makanan, beliau bertanya tentang makanan tersebut, “Apakah ini hadiah atau shadaqah?” Apabila dikatakan, “Shadaqah” maka beliau berkata kepada para shahabatnya, “Makanlah!” Sedangkan beliau tidak makan. Dan apabila dikatakan “Hadiah”, beliau mengisyaratkan dengan tangannya (tanda penerimaan beliau -pent). Lalu beliau makan bersama mereka. (HR. Al Bukhari [2576] dan Muslim [1077])

Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda,

“Hendaknya kalian saling memberi hadiah, niscaya kalian akan saling mencintai.” (HR. Al Bukhari dalam Adabul Mufrad, lihat Shahihul Jami’ [3004] dan Al Irwa’ [1601])

Friday, 7 June 2013

10 Nasehat Rasulullah kepada putrinya, Fathimah

Alhamdullilah..ketemu juga note ini :) 
noridhaaa,ini dia yang waktu itu kita bicarakan di kafe dkt rumah..ttg surga :) yang kebanyakan lupanya daripada ingetnya..hehe :D

10 Nasehat ini diberikan oleh orang terbaik sepanjang masa kepada wanita penghulu yang pertama-tama masuk surga bersama beliau...

1.Wahai Fatimah ! Sesungguhnya wanita yang membuat tepung untuk suami dan anak-anaknya, kelak Allah akan tetapkan baginya kebaikan dari setiap biji gandum yang diadonnya, dan juga Allah akan melebur kejelekan serta meningkatkan derajatnya.

2.Wahai Fatimah ! Sesungguhnya wanita yang berkeringat ketika menumbuk tepung untuk suami dan anak-anaknya, niscaya Allah akan menjadikan antara neraka dan dirinya tujuh tabir pemisah.

3.Wahai Fatimah ! Sesungguhnya wanita yang meminyaki rambut anak-anaknya lalu menyisirnya dan kemudian mencuci pakaiannya, maka Allah akan tetapkan pahala baginya seperti pahala memberi makan seribu orang yang kelaparan dan memberi pakaian seribu orang yang telanjang.

4.Wahai Fatimah ! Sesungguhnya wanita yang membantu kebutuhan tetangga-tetang ganya, maka Allah akan membantunya untuk dapat meminum Telaga Kautsar pada hari kiamat nanti.

5.Wahai Fatimah ! Yang lebih utama dari seluruh keutamaan di atas adalah keridhaan suami terhadap istri. Andaikata suamimu tidak ridha kepadamu,maka aku tidak akan mendoakanmu. Ketahuilah Fatimah, Kemarahan suami adalah kemurkaan Allah.

6.Wahai Fatimah ! Disaat seorang wanita hamil, maka malaikat memohonkan ampunan baginya, dan Allah tetapkan baginya setiap hari seribu kebaikan, serta melebur seribu kejelakan. Ketika seorang wanita merasa sakit akan melahirkan, maka Allah tetapkan pahala baginya sama dengan pahala para Pejuang Allah. Disaat seorang wanita melahirkan kandungannya, maka bersihlah dosa-dosanya seperti ketika dia dilahirkan dari kandungan ibunya. Disaat seorang wanita meninggal karena melahirkan, maka dia tidak akan membawa dosa sedikit pun, didalam kubur akan mendapat taman yang indah yang merupakan bagian dari taman surga. Allah memberikan padanya pahala yang sama dengan pahala seribu orang yang melaksanakan ibadah haji dan umrah, dan seribu malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat.

7.Wahai Fatimah! Disaat seorang istri melayani suaminya selama sehari semalam, dengan rasa senang dan ikhlas, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya serta memakaikan pakaian padanya dihari kiamat berupa pakaian yang serba hijau, dan menetapkan baginya setiap rambut pada tubuhnya seribu kebaikan. Allahpun akan memberikan kepadanya pahala seratus kali ibadah haji dan umrah.

8.Wahai Fatimah! Disaat seorang istri tersenyum dihadapan suaminya, maka Allah akan memandangnya dengan pandangan penuh kasih.

9.Wahai Fatimah! Disaat seorang istri membentangkan alas tidur untuk suaminya dengan rasa senang hati, maka para malaikat yang memanggil dari langit menyeru wanita itu agar menyaksikan pahala amalnya, dan Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan yang akan datang.

10.Wahai Fatimah! Disaat seorang wanita meminyaki kepala suami dan menyisirnya, meminyaki jenggotnya dan memotong kumisnya serta kuku-kukunya, maka Allah akan memberi minuman yang dikemas indah kepadanya, yang didatangkan dari sungai-sungai surga. Allah pun akan mempermudah sakaratul maut baginya, serta menjadikan kuburnya bagian dari taman surga. Allah pun menetapkan baginya bebas dari siksa neraka serta dapat melintasi shirathal mustaqim dengan selamat.